Donasi

Istri Menawarkan Berhubungan Badan dengan Suami tanpa Diminta

Oleh Ranu Muda
28 November 2024
Cincin

Pertanyaan (Fulan) dari Grup WA Bimbingan Syari'ah

Assalaamu'alaikum Warrahmatullah Barakaatuh

Afwan ustadz, saya mau tanya bagaimana hukum seorang istri yang selalu menawarkan diri untuk mengajak hubungan suami istri, karena suami tidak pernah meminta istri karena kasihan atau enggan sama istri ya ustadz?

Padahal sang istri itu tidak ingin (berhubungan), tapi hanya mau memberikan kebutuhan suami atau melayani suami agar suami senang dan ridho sama istri.

Jawaban :

Oleh : Ustadz Qodri Fathurrohman (Wakil Ketua DSKS - Pembimbing Grup WA Bimbingan Syari'ah Materi Keluarga)

Bismillahirrohmaanirrohiim. Jika ada seorang istri menawarkan diri kepada suami untuk berhubungan badan, ini masyaAllah adalah amalan yang mulia dan insyaAllah mendapatkan pahala dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Kenapa? karena merupakan sarana agar suami ini terbebas dari perbuatan zina.

Karena kadang ada tipe suami yang dia malu kalau harus minta kepada istri padahal syahwatnya sudah memuncak, ketika di luar dia melihat seorang wanita yang menggoda hatinya kemudian sampai di rumah karena kasihan sama istri atau sedang dalam keadaan capek atau mungkin sedang repot, akhirnya dia tidak minta.

Maka, mestinya seorang istri harus menawarkan diri kepada suaminya agar syahwatnya tersalurkan. Dan kalau misalnya suami tidak berhasrat atau tidak ada syahwat, istri pun juga kadang-kadang dia juga punya hak untuk mendapatkan kepuasan dari sang suami. Makanya, dia boleh untuk menawarkan kepada suaminya dan mestinya suaminya juga harus menerimanya. Kenapa? karena merupakan sarana untuk mendapatkan pahala dari Allah subhanahu wa ta'ala.

Dari Abu Dzar Al-Ghifari, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ

“Dalam Hubungan badan di antara kalian akan bernilai shodaqoh. Dan mendapatkan pahala dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Pernah suatu saat Imam Ahmad berdialog dengan muridnya, "apakah seorang suami itu mendapatkan pahala ketika berhubungan badan dengan istrinya, sementara dia tidak bernafsu?" tanya muridnya.

"Tentu, demi Allah, karena dengan berhubungan badan dia bisa mendapatkan anak," jawab Imam Ahmad

"Kalau tidak menghasilkan anak?" tanya sang murid.

"Ini istrinya masih muda, bagaimana mungkin tidak mendapat pahala?!" jawab Imam Ahmad, (al-Mughni, 8/144).

Maka dia juga akan mendapatkan pahala dari sisi Allah Subhanahu wa ta'ala karena memenuhi syahwat dari istrinya. []

menu-circlecross-circle linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram